KumpulanRenungan, Artikel, Gambar, Video, Dewasa ini, banyak orang ingin menjadi orang yang kuat, tetapi tidak mau menerima dan melatih dirinya dengan beban yang berat. Seorang atlet angkat besi, tidak akan bisa mengangkat beban 200kg jika ia tidak pernah mau melatih dirinya dengan beban yang berat.
Jikakita terus merasa terintimidasi, hidup kita akan benar-benar tenggelam sampai ke dasar. Semua beban berat ini harus kita tanggalkan jika kita ingin melangkah maju dan meraih rencana besar yang sudah Tuhan sediakan. Mari kita periksa hidup kita, carilah beban-beban tidak perlu yang sudah memberatkan hidup kita selama ini. RENUNGAN. Apa
Simpleaja, beberapa foto berikut mungkin bisa dijadikan sebagai bahan renungan atau sebagai pembakar semangat untuk lebih bekerja keras & pandai bersyukur. Silakan ke TKP gan!!! - Jika kamu merasa pekerjaanmu sangatlah berat/sulit dilakukan, bagaimana dengan dia? - Jika kamu merasa gajimu sangatlah sedikit, bagaimana dengan anak yang malang ini? - Jika kamu merasa belajar adalah sebuah beban,
Adakalanya keletihan akibat beratnya beban kerja atau beban hidup membuat semangat kita lemah bahkan akhirnya menyerah dalam keputus-asaan. Ada saat-saat tertentu dimana saya merasa sangat lelah dan jenuh, tetapi membayangkan senyum istri saya akan membuat saya kembali bergairah untuk mengerjakan yang terbaik dalam apapun yang sedang saya lakukan.
Namunketika menghadapi beban hidup yang berat kalian pastinya memerlukan dorongan semangat untuk tetap kuat di tengah cobaan ataupun ujian. Setiap orang tentu memiliki beban hidup masing-masing baik terasa ringan ataupun berat. 101 Kata Kata Bijak Kehidupan Untuk Diri Sendiri Jadi Bahan Renungan . 62 Kata Kata Beban Hidup Yang Bijak
Renunganpagi siang malam Kristen Tentang Lalu bagaimana kekuatiran menjadi bagian hidup dan itu membawa kita pada jalur kehidupan yang lebih baik lagi. Dalam ketakutan, kekuatiran dan bencana kehidupan, kita yang memiliki beban berat. Dan kehidupan yang tanpa arah, bingung dan benar-benar melihat jalan buntu dalam Lorong kegelapan
Jikatidak seimbang, maka kepala akan terasa berat. Kepala berat adalah jenis gangguan sakit kepala yang umum, dan Anda dapat mengalaminya sesekali atau kronis (lebih dari 15 hari per bulan).
Nahsaat hidupmu terasa berat, coba ucapkan kalimat penguat ini pada dirimu sendiri. 1. Sabar, tahan sebentar lagi Pexels/DariaShevtsova Ketika dirundung masalah bertubi-tubi, begitu berat terasa untuk menghadapi realita. Beban di pundak membuat diri lebih susah payah melangkahkan kaki melewati jalan terjal nan bergelombang.
KetikaBeban Terasa Berat Apa yang akan engkau lakukan ketika engkau diberi sebuah amanah yang engkau merasa tak mempunyai kemampuan tuk menjalankannya sementara di satu sisi tak ada seorangpun yang mau menjalankan amanah tersebut karena di zaman sekarang sudah terlalu sedikit orang yang mau menautkan hati di jalan da'wah.
Suatuketika, pasti diantara kita pernah berfikir, betapa berat dan kerasnya perjalanan hidup ini. Seakan hati tak mampu lagi menahan beban masalah. Merasa lunglai, lemah, tak berdaya, dan berat melangkahkan kaki. Suasana bingung menyelimuti, kesunyian kian menjadi-jadi membawa kita ke dalam lembah kegelapan.
DnCj. Terkadang kita berambisi ingin meraih sesuatu. Tapi sayangnya, dalam meraih ambisi kita kerap lupa diri. Bukan lagi berusaha, tapi kita menuntut diri sendiri secara berlebihan. Bahkan mengabaikan batas diri sendiri secara berlebihan pasti ada risikonya. Bukannya tercapai, kamu malah terbebani. Bagi kamu yang sering menuntut diri sendiri secara berlebihan, lima renungan ini harus dipahami Menuntut diri sendiri berlebihan malah bikin pikiran kacau ilustrasi menuntut diri GrabowskaPikiran kacau turut mempengaruhi aktivitas keseharian. Kegiatanmu banyak terjeda karena tidak bisa fokus. Ada saja masalah datang menyertai. Tidak terkecuali masalah kecil yang berubah menjadi kamu menuntut diri sendiri secara berlebihan hal ini wajib direnungkan. Ingat, terlalu sering menuntut diri malah bikin pikiran kacau. Saat pikiranmu berantakan, semua hal tidak akan berjalan Hidup terasa berat dan terbebani ilustrasi menuntut diri LachPasti kamu ingin menjalani kehidupan yang nyaman dan menyenangkan. Tapi semua kembali lagi pada diri sendiri. Termasuk bagaimana kamu memperlakukan dirimu. Apakah memperhatikan batas kemampuan atau menuntut diri hal ini harus diketahui. Menuntut diri secara berlebihan, hidup terasa berat dan terbebani. Kamu merasa terkekang dengan ambisi dan beragam keinginan. Ketika ambisi tidak tercapai, kamu larut dalam keterpurukan. Baca Juga 5 Renungan agar Tidak Bosan untuk Selalu Belajar, Jadi Sarana Sedekah 3. Berambisi boleh-boleh saja, tapi jangan sampai melupakan batas kemampuan ilustrasi menuntut diri ChoquetteSetiap dari kita pasti memiliki keinginan. Contohnya dalam hal pendidikan, kamu ingin masuk di universitas tertentu yang dianggap bergengsi. Dalam hal pekerjaan, kamu ingin mendapatkan pekerjaan yang demikian, jangan sampai kamu menuntut diri. Memiliki ambisi boleh-boleh saja, tidak ada yang salah. Tapi jangan sampai melupakan batas kemampuan. Bagaimanapun juga, kamu harus memahami diri Tidak semua hal yang diinginkan harus diraih saat itu juga ilustrasi menuntut diri memiliki keinginan, kita sering memperjuangkan mati-matian. Demi mimpi yang tercapai, kamu tidak lagi memperhatikan diri. Bekerja keras selama dua puluh empat jam itu wajib. Sedangkan istirahat nomor saja ini harus direnungkan kembali. Tidak semua hal yang diinginkan harus diraih saat itu juga. Menuntut diri sendiri secara berlebihan tidak akan membuatmu tenang apalagi senang. Semua yang ingin kamu raih malah semakin susah Menuntut diri sendiri secara berlebihan, kamu sama saja dengan menyiksa diri ilustrasi menuntut diri EleazarBeberapa dari kita masih menganggap remeh sikap menuntut diri sendiri. Tanpa sadar, kamu mengharuskan diri sendiri selalu sempurna. Baik sempurna dari segi fisik, pekerjaan, maupun sempurna dalam hal yang kesempurnaan itu mustahil diraih. Selalu ada celah kekurangan menyertai. Saat menuntut diri sendiri secara berlebihan, tanpa sadar kamu telah menyiksa diri. Kemanapun melangkah, pikiranmu terbebani dengan tuntutan diri sendiri secara berlebihan malah bikin pikiran terbebani. Hidup tidak tenang dan terasa tertekan. Maka dari itu, sudah saatnya kamu berhenti melakukan hal tersebut. Saat kamu memberi kelonggaran pada diri, hidup terasa lebih bahagia. Baca Juga 5 Renungan saat Malu Hidup Sederhana, Patut Diresapi! IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
Telp/Wa +62-83115427801Ev. Chris Johannes Wa +420-774029511 Ps. Billy Tambahani Konseling khusus anak dan remaja WA +41-792994665 Ibu Demita Klassen
in Renungan Views 21867 Likes 0 Renungan Minggu 05 Juli 2020 KELEGAAN DALAM KRISTUS ATAS BEBAN BERAT KEHIDUPAN Matius 1125-30 “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Matius 11 28 Dipimpin oleh Pdt. Simon Rachmadi, Tidak ada orang yang tidak ingin terbebas dari beban hidupnya. Namun demikian tampaknya tidak ada orang yang bisa bebas sepenuhnya dari beban hidup baik kecil maupun besar. Beban hidup seakan melekat dalam hidup manusia. Seseorang yang terlihat berbahagia dari luar, ternyata bisa saja menyimpan banyak beban hidup jika kita mengenalnya dari dalam. Asal beban hidup tersebut bisa bermacam-macam. Bisa dari sumber-sumber eksternal ataupun sumber-sumber internal. Namun demikian semua beban hidup yang ada memerlukan respons yang tepat. Yesus mengajarkan kita untuk memberikan respons yang tepat atas beban hidup kita. Ketika seseorang memiliki beban berat dalam kehidupan, seseorang bisa merasakan putus asa yang mendalam atas beban hidupnya ini. Rasa putus asa ini bisa menyebabkan depresi, dan bahkan merusak iman seseorang. Iman seseorang menjadi rusak karena beban hidup, terjadi saat seseorang tidak lagi bisa melihat terbukanya pintu pengharapan dari Tuhan dan memercayakan hidup pada pemeliharaan Tuhan. Apa yang dikatakan Yesus bagi mereka yang berbeban berat? 1 Marilah kepada-Ku. Maksud Yesus adalah jangan ragu untuk datang kepada Yesus memohon pertolongan dan kekuatan ketika hidup ini terasa berat karena beban hidup kita. Jangan datang kepada keputusasaan. Dalam Yesus, selalu tersedia pintu-pintu pengharapan yang terbuka, 2 Belajarlah kepada-Ku. Maksud Yesus adalah mari kita mengenal kehendak Allah dalam segala beban hidup yang kita alami. Dengan mengenal kehendak Allah dengan baik, kita tidak akan membiarkan diri kita dihancurkan oleh beban kehidupan kita. Beban kehidupan bahkan bisa menjadi kesempatan bagi kita untuk dapat selalu bertumbuh dalam kehendak Allah, 3 Pikullah kuk yang Kupasang. Maksud Yesus adalah kita tidak mungkin menjadi manusia yang sepenuhnya bebas dari beban kehidupan. Namun ketika kita mengalami beban hidup kita itu dengan kacamata iman, kita akan merasakan beban hidup tersebut dengan cara yang berbeda. Dalam Yesus, beban hidup kita yang berat akan tergantikan dengan beban yang ringan. Perhatikan dua kata kontras tersebut beban berat dan beban ringan. Beban masih ada, tetapi menjadi ringan karena respons yang tepat yang diberikan dalam iman kita kepada Kristus. Kristus memberi kelegaan atas beban berat kehidupan kita. Beban kehidupan itu menjadi ringan. Bahkan beban yang kita miliki itu, bisa menjadi kesempatan bagi kita untuk selalu bertumbuh dalam iman. Amin. Renungan oleh Pdt. Agus Hendratmo,